Pasti Anda senang saat melihat bobot yang tertera pada timbangan mengalami penurunan. Sayangnya, kesenangan tersebut hanya bersifat sementara. Biasanya bobot badan kita akan kembali naik keesokan harinya, meski kita masih melakukan diet melangsingkan tubuh yang sama dengan haru sebelumnya. Atau kejadian menjengkelekan lainnya bobot tubuh Anda tidak mau turun setelah sebelumnya turun secara cepat. Pasti Anda akan berpikir dan mencari penyebab dari yang sebenarnya terjadu. Komponen tubuh manakah yang hilang? Lemak, air, atau otot? Mengapa bobot badan membandel tidak turun kembali? Benarkah lemak tubuh telah menyingkir sementara tonjolan lemak masih bercokol dalam tubuh Anda? Perut langsing adalah perut yang memiliki bobot komposisi lemak dan air yang sesuai disertai massa otot yang memadai sehingga membentuk lekuk tubuh yang indah.
Perut langsing juga dapat menandakan minimnya timbunana lemak tubuh terutama lemak di perut. Lingkar pinggang kecil dan perut rata bukan sekadar idaman model catwalk, tetapu standar status kesehatan seseorang. Memang tidak semua orang berbadan kerempeng selalu sehat dan orang gemuk selalu dekat dengan sakit. Namun orang berpinggang ramping memiliki resiko lebih kecil terhadap berbagai penyakit. Menurut pandangan medis, perut buncit merupakan criteria penentuan kegemukan atau obesitas dan status kesehatan seseorang. Semakin besar lemak visceral yang menumpuk dipinggang, maka orang tersebut lebih beresiko menderita penyakit terkait dengan sindrom X.
Coba Anda perhatikan beberapa iklan obat, suplemen, atau terapi pelangsing tubuh ditelevisi. Produk pelangsing umumnya menjanjikan penurunan berat badan dalam kurun waktu terlalu bombastis. Mereka menjanjikan penyusutan berat badan yang sangat dramatis untuk waktu yang sangat singkat. Setiap orang memiliki volume tubuh yang berbeda-beda, tergantung struktur tubuhnya. Orang gemuk akan tumbuh ke samping sehingga tubuhnya tampak melebar. Bagian tubuh yang paling tampak melebar adalah bagian disekitar perut. Karena itu, lingkar perut dapat dijadikan indicator pengukuran tingkat kegemukan seseorang. Perut dibentuk oleh kerangka tulang bersifat massif, tetapi dapat membesar jika bobot tubuh bertambah. Pertambahan berat badan sudah pasti akan menambah lingkar perut. Saat kita bertambah gemuk dan sulit mendapatkan perut langsing maka terjadi penumpukan lemak dibagian pinggang, tetapi tidak dibagian pinggul. Begitu sebaliknya saat bobot tubuh dan lingkar perut menyusut, maka rasio lingkar pinggang dan lingkar perut semakin mengecil. Apabila lingkar perut mengecil, tetapi lingkar perut tetap, maka rasio pinggang terhadap lingkar perut semakin kecil. Jadi penyusutan bobot dengan PMLP untuk program diet lainnya. Bissa jadi bobot tubuh menyusut, tetapi rasio lingkar perut tidak berubah. Anda sebaiknya mengubah mindset tujuan pelangsingan. BUkan sekadar penurunan bobot badan, tetapi peningkatan mutu kesehatan. Buat apa langsing jika perut tetap buncit dan jauh dari kategori perut langsing? Bukan hanya tidak sedap dipandang mata, tetapi perut buncit juga mengundang resiko berbagai penyakit.
